jejak langkahmu mulai menghilang
di hujan yang bergegas menyapu gersang
di bulan Juni yang dingin ini
aku berdiri, diam, dan meyakinkan diri sendiri
bahwa nanti engkau kembali
bahwa nanti saat aku terjatuh
engkau ada menopang semua resah ini
kemelut petir yang mencumbu malam
rintihan menyesakkan yg memburu di tiap kelam
aku tau engkau akan tetap menghilang
menyisakan serpihan tanya yg membayang
rindu yang kian dalam
pedih yang sudah enggan disulam
lelakiku,
kenapa tak pulang ??
Sukoharjo, 2012
0 komentar:
Posting Komentar