Pages

Senin, 04 Juni 2012

mematikan rasa

mematikan rasa yang ada
aku tak lagi ingin mencinta,
ya, aku jengah !
aku jengah pada sikap mu yg picisan
kau pikir kau siapa?
kahlil gibran ?
kau pikir kata katamu bisa buatku goyah ??
aku sudah lelah dan muak menghadapimu
semua kata katamu
semua tingkah lakumu yang membayang serdadu
enyah saja kau !
jauh jauh sana
kalau kau pikir aku akan menyesal telah mengabaikanmu, kau salah!
pulang saja sana kepada masa lalumu
dimana egoismu masih membabi buta dan melumpuhkan aku
mematikanku
aku bukan lagi orang bodoh yg bisa kau bodohi
cinta dan keromantisanmu itu sampah !
janjimu itu hanyalah dusta yg teriring sumpah serapah
aku jijik pada semua yg kita lakukan dulu
bercumbu?
cih, aku kini malu pada bibirku

cinta dan cakrawala

:untuk yang tengah merindu

langit biru ini
membiaskan segenap cerita
yang telah terpatri , tercipta
burung kecil terbang menyusuri cinta kita
menurutnya itu indah .
aku yang melihatnya hanya bisa menghela panjang panjang
berdo'a pelan pelan
dan mengharap pelan pelan
aku tak ingin merusak pandangan si burung kecil tentang cinta kita
aku tak ingin merusak langit cerah ini
mereka tak perlu tau
aku dan kamu kini bukan lagi satu
aku dan kamu kini bukan lagi kita
sudah tak ada cinta
jalan kita sudah tak sama
ingin rasanya aku mendesahkan kata maaf pada cakrawala
maaf untuk ketiadaan kita
tapi biar saja
biar kusimpan dalam hati saja
biar mereka tetap mengira bahwa kita masih punya cinta

elegi kala hujan (I)

jejak langkahmu mulai menghilang
di hujan yang bergegas menyapu gersang
di bulan Juni yang dingin ini
aku berdiri, diam, dan meyakinkan diri sendiri
bahwa nanti engkau kembali
bahwa nanti saat aku terjatuh
engkau ada menopang semua resah ini

kemelut petir yang mencumbu malam
rintihan menyesakkan yg memburu di tiap kelam
aku tau engkau akan tetap menghilang
menyisakan serpihan tanya yg membayang
rindu yang kian dalam
pedih yang sudah enggan disulam
lelakiku,
kenapa tak pulang ??

Sukoharjo, 2012