Sebuah senja yang merah di sebuah tempat tercinta.
di seberang hamparan sawah yang masih belum ditanami padi, dan di balik 2 gunung yang tinggi menantang langit
senja yang merah yang menawan, langit yang marah tapi ramah
di senja itu
di antara segala pikiran yang ada di dalam tubuh ini
di antara segenggam rasa
dan lagu lagu sedih yang terekam dalam otak
mengenang dan memotret senja merah ini
meresapi makna yang mungkin tidak pernah ku resapi sebelumnya
senja itu selalu berharga
sekaligus menakutkan
berharga karena warnanya, takut, takut jika besok tidak ada senja lagi atau takut jika besok langit akan merah dan marah sepanjang hari
meresapi selaksa makna
diam sejenak, menatap yang di atas sana
pelan, cukup pelan saja
mengucap syukur pada Allah. pada Nya yang sudah terlalu mengasihiku
pada Nya yang sudah terlalu memahamiku
pada Nya yang sudah terlalu baik kepadaku
pada Nya..
yang belum bisa ku balas semua nikmatnya
dan aku takut Allah tercinta akan merah dan marah seperti senja
aku takut .
0 komentar:
Posting Komentar