"Apa kau tahu bagaimana rasanya saling mencintai, tapi tetap bertahan untuk tidak saling memiliki ? Rasanya lebih sakit daripada sekedar patah hati"
-Pillow Talk-
Jadi, Pillow Talk itu judul sebuah novel dengan quote sedemikian rupa sehingga, dan jujur saja sih, Quote itulah yang memaksa saya untuk membeli novelnya. Dan ternyata setelah saya baca, isinya bikin sedih, nggak cuma bikin sedih ding, kadang malah saya muak bacanya karena genre dewasanya yang menghadirkan banyak tulisan tak sopan, :)
tapi overall novel ini wajib baca kok buat para pecinta roman.
dan kenapa saya tertarik dengan quote itu ? simple saja, saya sedang dan mungkin akan selalu merasakan hal yang sama, jadi dari pertanyaan tadi saya bisa menjawab kalau saya pernah merasakan sakit yang sama. benar benar sama.
yang namanya orang sayang, orang jatuh cinta, biar di mulut bilang kalau cinta itu nggak mesti memiliki, pasti hatinya tetap sakit juga kan melihat orang yang kita sayangi dan kita cintai ada bersama orang lain, bukan milik kita, tapi milik orang lain, ya kan ?
udah deh jangan munafik, saya tahu kok pasti rasanya begitu :p
kalau saya bisa memilih dan bisa mengulang waktu agar lebih berhati hati dalam memilih orang yang saya sayangi, saya pasti bisa hidup lebih baik. saya bisa membuka hati saya lebih dari 50% untuk orang lain. bukannya seperti ini. saya hidup, melewati hari, memalsukan senyum semua dijalani dengan bayang masa lalu, jadi rasanya seperti saya terkena kutukan tidak bisa lepas dari masa lalu. Padahal kan sbenernya saya bisa aja tuh melupakan apa yang terjadi sebelumnya, tapi kok ya saya nggak bisa ya ?
:)
0 komentar:
Posting Komentar